GUAHIRA, Teringat dengan nama komunitas taman baca di kampungku, tamannya tidak seperti taman berlahan luas, yang tumbuh pohon-pohon rindang berbunyi gemericik daun ketika di sentuh angin, bukan juga taman yang di tumbuhi ribuan bunga berwarna-warni yang menyembulkan aroma wangi-wangian, melainkan taman bergubuk kecil, yang di tumbuhi rumput-rumput liar di depannya.
Dilihat sekilas memang tak mirip taman, tapi ketika kita di dalamnya, kita baru tahu kalau itu benar-benar taman, tepatnya taman ilmu, bagaimana tidak ruangan seluas 9×4 itu di penuhi oleh buku-buku yang di pajang rapi. bukunya bermacam, ada buku pengetahuan, agama, anak-anak, novel, komik, buku pelajaran, hingga untuk yang suka buku politik pun ada disana. Dulu aku yang sehari-hari mendata sistem peminjaman buku disana.

Aku salah satu orang yang besar di guahira, aku yang sehari-harinya mengurus taman yang didirikan tahun 2003 itu. Di guahira diriku mulai di tumbuhi benih-benih cinta baca hingga akhirnya aku cinta baca, bahkan aku juga mulai menulis, menulis apa saja, Di guahiralah pertama kali aku melihat komputer, alat yang menjadi tumpuan hidupku sekarang ini. Tanpa komputer aku hanyalah seorang yang tak tahu apa-apa, karena keahlianku hanya bermain komputer.
Sekarang, aktifitas di guahira masih berjalan lancar, ketika aku pulang kampung bulan lalu, aku sempat singgah di guahira. Gedungnya masih seperti waktu dulu yang mengurusnya, dindingnya berwarna hijau muda dan buku-bukunya tampak lebih banyak dari dulu. Kata pengurus sekarang guahira sedang menjalankan program pelatihan komputer, pesertanya mencapai 200 orang yang terdiri dari siswa-siswa sekolah menengah, jam pelatihannya diatur dan di bagi kelompok belajar.
Aku sangat bangga, guahira mencerdaskan anak bangsa. Dan dari ku Terimakasih Guahira.













Semoga beumaju aneuk-aneuk Matang
Alhamdulillah semoga terus memberi manfaat.
Salam kenal balik dari q…
____
Salam kenal juga
Sungguh beruntung kampong gata…
Terimakasih Bang
Punya komunitas yang mendidik seperti itu…
______
Gtu baca judul, inget temapat dimana Yang Mulia pertama mendapatkan wahyu pertamanya (iqro’)
Semoga bermunculan guahira-guahira yg di tempat lain dan terpenting tumbuh peminat2setianya. karena tanpa peminat GH tidak akan berarti apa2. begitupun sebaliknya. Sukses deh buat GH-nya
_____
Terimakasih Mbak Rita
Aneuk matang harus tunjukkan bahwa mereka akan berjaya bila suka dalam mengembangkan minat baca masyarakatnya, siapa yang setuju ?????
pokoknya harus setuju, ya gak Zul ?
yaaaa
truslah membaca!!!
nanti baisa jadi pintr deh…
kiban keadaan guahira jino pu get2 manteng???
@saiful azhari
Alhamdulillah geut-geut manteung!