Dan, Kita Pun Putus

AKU sebenarnya tak ingin ini terjadi, aku ingin lebih lama lagi hidup dan menjalani aktifitas bersama kamu, aku sungguh sayang sama kamu, mengapa ini terjadi. Sudahlah, putus adalah hal yang wajar, mengingat masa-masa susah dan senang tempo dulu, karena engkau sudah waktunya berpisah denganku, dan membiarkanku dengan yang baru, aku terima semua itu.

Kurang lebih tiga tahun sudah hubungan kita, engkau selalu bersama-samaku kemanapun aku pergi, kau memeluk erat kakiku, dan tak ingin kau melepaskannya, disaat aku memilih yang lain, kau tak pernah mengeluh, dan tak pernah berputus asa, kau selalu setia denganku. Aku yang salah, terkadang aku tidak mempedulikanmu, kau tidak pernah kucuci, dan membiarkanmu berlumur tanah berhari-hari. Maafkan aku.

Dan malam ini kau mengakhiri semuanya, jasamu tak pernah kulupakan, selamat tinggalkan sandalku.

Tags:

3 Responses to “Dan, Kita Pun Putus”

  1. jack 10 Apr 2009 at 12:14 pm #

    Hehehe… kirain putus sama pacarnya…
    Selamat bersandal baru :)

    _____ :) terimakasih telah singgah

  2. Aulia 10 Apr 2009 at 5:13 pm #

    semoga kau tenang di alammu nanti :D

    ______
    He he… ada-ada saja

  3. tilova 14 Apr 2009 at 1:23 pm #

    hahahhahhaha… keren keren keren… jadi mengingat putus sama pacarku.. ah pacar bias adibaratkan sandal =))

    pacar = sandal :) ) hahhaa

Leave a Reply